Login Anggota



Tamu Online
Ada 3 tamu online
Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini15
mod_vvisit_counterKemarin52
mod_vvisit_counterMinggu ini15
mod_vvisit_counterMinggu lalu349
mod_vvisit_counterBulan ini219
mod_vvisit_counterBulan lalu2649
mod_vvisit_counterTotal15453

Ada: 2 tamu, 1 bots online
Alamat IP: 38.107.191.119
 , 
Hari ini: Sep 05, 2010
Prestasi
Alumni
Halaman Depan Artikel
Artikel
Dahsyatnya Sedekah di Bulan Ramadhan

By Syarifudin Jaelani, on 19-08-2010 10:28

Views : 62

Favoured : 4

Published in : Artikel, Artikel


 

Salah satu sebab Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi teladan untuk lebih bersemangat dalam bersedekah di bulan Ramadhan adalah karena bersedekah di bulan ini lebih dahsyat dibanding sedekah di bulan lainnya. Diantara keutamaan sedekah di bulan Ramadhan adalah:

1. Puasa digabungkan dengan sedekah dan shalat malam sama dengan jaminan surga.

Puasa di bulan Ramadhan adalah ibadah yang agung, bahkan pahala puasa tidak terbatas kelipatannya. Sebagaimana dikabarkan dalam sebuah hadits qudsi:

كل عمل ابن آدم له الحسنة بعشر أمثالها إلى سبعمائة ضعف قال عز و جل : إلا الصيام فإنه لي و أنا الذي أجزي به

Setiap amal manusia akan diganjar kebaikan semisalnya sampai 700 kali lipat. Allah Azza Wa Jalla berfirman: ‘Kecuali puasa, karena puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya.’” (HR. Muslim no.1151)

Dan sedekah, telah kita ketahui keutamaannya. Kemudian shalat malam, juga merupakan ibadah yang agung, jika didirikan di bulan Ramadhan dapat menjadi penghapus dosa-dosa yang telah lalu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

من قام رمضان إيماناً واحتساباً غفر له ما تقدم من ذنبه

Orang yang shalat malam karena iman dan mengharap pahala, akan diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari no.37, 2009, Muslim, no. 759)

Ketiga amalan yang agung ini terkumpul di bulan Ramadhan dan jika semuanya dikerjakan balasannya adalah jaminan surga. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

إن في الجنة غرفا يرى ظاهرها من باطنها وباطنها من ظاهرها أعدها الله لمن ألان الكلام وأطعم الطعام وتابع الصيام وصلى بالليل والناس نيام

Sesungguhnya di surga terdapat ruangan-ruangan yang bagian luarnya dapat dilihat dari dalam dan bagian dalamnya dapat dilihat dari luar. Allah menganugerahkannya kepada orang yang berkata baik, bersedekah makanan, berpuasa, dan shalat dikala kebanyakan manusia tidur.” (HR. At Tirmidzi no.1984, Ibnu Hibban di Al Majruhin 1/317, dihasankan Ibnu Hajar Al Asqalani di Hidayatur Ruwah, 2/47, dihasankan Al Albani di Shahih At Targhib, 946)

2. Mendapatkan tambahan pahala puasa dari orang lain.

Kita telah mengetahui betapa besarnya pahala puasa Ramadhan. Bayangkan jika kita bisa menambah pahala puasa kita dengan pahala puasa orang lain, maka pahala yang kita raih lebih berlipat lagi. Subhanallah! Dan ini bisa terjadi dengan sedekah, yaitu dengan memberikan hidangan berbuka puasa untuk orang lain yang berpuasa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

من فطر صائما كان له مثل أجره ، غير أنه لا ينقص من أجر الصائم شيئا

Orang yang memberikan hidangan berbuka puasa kepada orang lain yang berpuasa, ia akan mendapatkan pahala orang tersebut tanpa sedikitpun mengurangi pahalanya.” (HR. At Tirmidzi no 807, ia berkata: “Hasan shahih”)

Padahal hidangan berbuka puasa sudah cukup dengan tiga butir kurma atau bahkan hanya segelas air, sesuatu yang mudah dan murah untuk diberikan kepada orang lain.

كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يفطر على رطبات قبل أن يصلي فإن لم تكن رطبات فعلى تمرات فإن لم تكن حسا حسوات من ماء

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka puasa dengan beberapa ruthab (kurma basah), jika tidak ada maka dengan beberapa tamr (kurma kering), jika tidak ada maka dengan beberapa teguk air.” (HR. At Tirmidzi, Ahmad, Abu Daud, dishahihkan Al Albani di Shahih At Tirmidzi, 696)

Betapa Allah Ta’ala sangat pemurah kepada hamba-Nya dengan membuka kesempatan menuai pahala begitu lebarnya di bulan yang penuh berkah ini.

3. Bersedekah di bulan Ramadhan lebih dimudahkan.

Salah satu keutamaan bersedekah di bulan Ramadhan adalah bahwa di bulan mulia ini, setiap orang lebih dimudahkan untuk berbuat amalan kebaikan, termasuk sedekah. Tidak dapat dipungkiri bahwa pada dasarnya manusia mudah terpedaya godaan setan yang senantiasa mengajak manusia meninggalkan kebaikan, setan berkata:

فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ

Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus.” (Qs. Al A’raf: 16)

Sehingga manusia enggan dan berat untuk beramal. Namun di bulan Ramadhan ini Allah mudahkan hamba-Nya untuk berbuat kebaikan, sebagaimana dikabarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

إذا جاء رمضان فتحت أبواب الجنة ، وغلقت أبواب النار ، وصفدت الشياطين

Jika datang bulan Ramadhan, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu.” (HR. Bukhari no.3277, Muslim no. 1079)

Dan pada realitanya kita melihat sendiri betapa suasana Ramadhan begitu berbedanya dengan bulan lain. Orang-orang bersemangat melakukan amalan kebaikan yang biasanya tidak ia lakukan di bulan-bulan lainnya. Subhanallah.

Adapun mengenai apa yang diyakini oleh sebagian orang, bahwa setiap amalan sunnah kebaikan di bulan Ramadhan diganjar pahala sebagaimana amalan wajib, dan amalan wajib diganjar dengan 70 kali lipat pahala ibadah wajib diluar bulan Ramadhan, keyakinan ini tidaklah benar. Karena yang mendasari keyakinan ini adalah hadits yang lemah, yaitu hadits:

يا أيها الناس قد أظلكم شهر عظيم ، شهر فيه ليلة خير من ألف شهر ، جعل الله صيامه فريضة ، و قيام ليله تطوعا ، و من تقرب فيه بخصلة من الخير كان كمن أدى فريضة فيما سواه ، و من أدى فريضة كان كمن أدى سبعين فريضة فيما سواه ، و هو شهر الصبر و الصبر ثوابه الجنة ، و شهر المواساة ، و شهر يزاد فيه رزق المؤمن ، و من فطر فيه صائما كان مغفرة لذنوبه ، و عتق رقبته من النار ، و كان له مثل أجره من غير أن ينتقص من أجره شيء قالوا : يا رسول الله ليس كلنا يجد ما يفطر الصائم ، قال : يعطي الله هذا الثواب من فطر صائما على مذقة لبن ، أو تمرة ، أو شربة من ماء ، و من أشبع صائما سقاه الله من الحوض شربة لايظمأ حتى يدخل الجنة ، و هو شهر أوله رحمة و وسطه مغفرة و آخره عتق من النار ،

Wahai manusia, telah datang kepada kalian bulan yang agung dan penuh berkah. Di dalamnya terdapat satu malam yang nilai (ibadah) di dalamnya lebih baik dari 1000 bulan. Allah menjadikan puasa pada siang harinya sebagai sebuah kewajiban, dan menghidupkan malamnya sebagai perbuatan sunnah (tathawwu’). Barangsiapa (pada bulan itu) mendekatkan diri (kepada Allah) dengan satu kebaikan, ia seolah-olah mengerjakan satu ibadah wajib pada bulan yang lain. Barangsiapa yang mengerjakan satu perbuatan wajib, ia seolah-olah mengerjakan 70 kebaikan di bulan yang lain. Ramadhan adalah bulan kesabaran, dan kesabaran itu balasannya surga. Ia (juga) bulan tolong-menolong, di mana di dalamnya rezki seorang Mukmin bertambah (ditambah). Barangsiapa (pada bulan itu) memberikan buka kepada seorang yang berpuasa, maka itu menjadi maghfirah (pengampunan) atas dosa-dosanya, penyelamatnya dari api neraka dan ia memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa (itu) sedikitpun.” Kemudian para Sahabat berkata, “Wahai Rasulullah, tidak semua dari kita memiliki makanan untuk diberikan sebagai buka orang yang berpuasa.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Allah memberikan pahala tersebut kepada orang yang memberikan buka dari sebutir kurma, atau satu teguk air atau susu. Ramadhan adalah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya maghfirah (ampunan) dan akhirnya pembebasan dari api neraka.”

Hadits ini diriwayatkan oleh Al Baihaqi, Al Hakim, Ibnu Khuzaimah (no. 1887) dan Al Ash-habani dalam At Targhib (178). Hadits ini didhaifkan oleh para pakar hadits seperti Al Mundziri dalam Targhib Wat Tarhib (2/115), juga oleh Dhiya Al Maqdisi di Sunan Al Hakim (3/400), bahkan dikatakan oleh Al Albani hadits ini Munkar, dalam Silsilah Adh Dhaifah (871).

Ringkasnya, walaupun tidak terdapat kelipatan pahala 70 kali lipat pahala ibadah wajib di luar bulan Ramadhan, pada asalnya setiap amal kebaikan, baik di luar maupun di bulan Ramadhan akan dilipatgandakan oleh Allah 10 sampai 700 kali lipat. Berdasarkan hadits:

إن الله كتب الحسنات والسيئات ثم بين ذلك فمن هم بحسنة فلم يعملها كتبها الله له عنده حسنة كاملة فإن هو هم بها فعملها كتبها الله له عنده عشر حسنات إلى سبع مائة ضعف إلى أضعاف كثيرة

Sesungguhnya Allah mencatat setiap amal kebaikan dan amal keburukan.” Kemudian Rasulullah menjelaskan: “Orang yang meniatkan sebuah kebaikan, namun tidak mengamalkannya, Allah mencatat baginya satu pahala kebaikan sempurna. Orang yang meniatkan sebuah kebaikan, lalu mengamalkannya, Allah mencatat pahala baginya 10 sampai 700 kali lipat banyaknya.” (HR. Muslim no.1955)

Oleh karena itu, orang yang bersedekah di bulan Ramadhan akan dilipatgandakan pahalanya 10 sampai 700 kali lipat karena sedekah adalah amal kebaikan, kemudian berdasarkan Al A’raf ayat 16 khusus amalan sedekah dilipatkan-gandakan lagi sesuai kehendak Allah. Kemudian ditambah lagi mendapatkan berbagai keutamaan sedekah. Lalu jika ia mengiringi amalan sedekahnya dengan puasa dengan shalat malam, maka diberi baginya jaminan surga. Kemudian jika ia tidak terlupa untuk bersedekah memberi hidangan berbuka puasa bagi bagi orang yang berpuasa, maka pahala yang sudah dilipatgandakan tadi ditambah lagi dengan pahala orang yang diberi sedekah. Jika orang yang diberi hidangan berbuka puasa lebih dari satu maka pahala yang didapat lebih berlipat lagi. Subhanallah…


Last update: 19-08-2010 10:28

User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...
PDF
 
SELAMAT HARI KARTINI

By Syarifudin Jaelani, on 21-04-2010 08:52

Views : 39

Favoured : 3

Published in : Artikel, Artikel


Raden Adjeng Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, bupati Jepara. Ia adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara.

Ayah Kartini pada mulanya adalah seorang wedana di Mayong. Peraturan kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi, maka ayahnya menikah lagi dengan Raden Adjeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung Raja Madura. Setelah perkawinan itu, maka ayah Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara menggantikan kedudukan ayah kandung R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo.

Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalah anak perempuan tertua. Kakeknya, Pangeran Ario Tjondronegoro IV, diangkat bupati dalam usia 25 tahun. Kakak Kartini, Sosrokartono, adalah seorang yang pintar dalam bidang bahasa. Sampai usia 12 tahun, Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS (Europese Lagere School). Di sini antara lain Kartini belajar bahasa Belanda. Tetapi setelah usia 12 tahun, ia harus tinggal di rumah karena sudah bisa dipingit.

Karena Kartini bisa berbahasa Belanda, maka di rumah ia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya. Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa. Timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi, karena ia melihat bahwa perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah.

Kartini banyak membaca surat kabar Semarang De Locomotief yang diasuh Pieter Brooshooft, ia juga menerima leestrommel (paket majalah yang diedarkan toko buku kepada langganan). Di antaranya terdapat majalah kebudayaan dan ilmu pengetahuan yang cukup berat, juga ada majalah wanita Belanda De Hollandsche Lelie.

Kartini pun kemudian beberapa kali mengirimkan tulisannya dan dimuat di De Hollandsche Lelie. Dari surat-suratnya tampak Kartini membaca apa saja dengan penuh perhatian, sambil membuat catatan-catatan. Kadang-kadang Kartini menyebut salah satu karangan atau mengutip beberapa kalimat. Perhatiannya tidak hanya semata-mata soal emansipasi wanita, tapi juga masalah sosial umum.

Kartini melihat perjuangan wanita agar memperoleh kebebasan, otonomi dan persamaan hukum sebagai bagian dari gerakan yang lebih luas. Di antara buku yang dibaca Kartini sebelum berumur 20, terdapat judul Max Havelaar dan Surat-Surat Cinta karya Multatuli, yang pada November 1901 sudah dibacanya dua kali. Lalu De Stille Kraacht (Kekuatan Gaib) karya Louis Coperus. Kemudian karya Van Eeden yang bermutu tinggi, karya Augusta de Witt yang sedang-sedang saja, roman-feminis karya Nyonya Goekoop de-Jong Van Beek dan sebuah roman anti-perang karangan Berta Von Suttner, Die Waffen Nieder (Letakkan Senjata). Semuanya berbahasa Belanda.
Makam R.A. Kartini di Bulu, Rembang.

Oleh orangtuanya, Kartini disuruh menikah dengan bupati Rembang, K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, yang sudah pernah memiliki tiga istri. Kartini menikah pada tanggal 12 November 1903. Suaminya mengerti keinginan Kartini dan Kartini diberi kebebasan dan didukung mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang, atau di sebuah bangunan yang kini digunakan sebagai Gedung Pramuka. Anak pertama dan sekaligus terakhirnya, RM Soesalit, lahir pada tanggal 13 September 1904. Beberapa hari kemudian, 17 September 1904, Kartini meninggal pada usia 25 tahun. Kartini dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang. Kartinischool (1918)

Berkat kegigihan Kartini, didirikan Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang pada 1912, dan kemudian di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah “Sekolah Kartini”. Yayasan Kartini ini didirikan oleh keluarga Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis.

Presiden Soekarno mengeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No.108 Tahun 1964, tanggal 2 Mei 1964, yang menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional sekaligus menetapkan hari lahir Kartini, tanggal 21 April, untuk diperingati setiap tahun sebagai hari besar yang kemudian dikenal sebagai Hari Kartini



Last update: 21-04-2010 08:52

User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...
PDF
 
Wala Tay'asuu

By Agus Himawan, on 03-02-2010 08:51

Views : 74

Favoured : 5

Published in : Artikel, Artikel


  • Ingatlah bahwa segala sesuatu yang terjadi didunia ini adalah kehendak Allah SWT, termasuk yang terjadi pada diri kita semua.baik dan buruk, menyenangkan menyedihkan, kemudahan dan kesulitan, keluasan dan kesempitan, kehidupan dan kematian,
  • Allah mengajarkan kepada kita melalui kalam mulianya bahwa kedua hal yang berpasangan  itu adalah sunnatullah tanpa kecuali (QS.Az-Zukhruf 12), sehingga dalam al-Qur'an menurut Dr.Qurais syihab : kata-kata yang yang berlawanan itu juga berpasangan dan sama jumlahnya, kata khoirun(baik) dan syarrun (jelek), kata ar-Rusyd dan al-ghoyy, al-hayat dan al-maut, siang dan  malam, mu'min dan kafir  dan lain lain.
  • Sesuatu yang berlawanan itu adalah sebagai cobaan bagi kita umat nabi Muhammad SAW sebagaimana tersebut dalam QS.Al-Mulk ayat 1, QS.Al-Anbiya' ayat 35. tujuannya adalah sebagai seleksi alam apakah kita termasuk orang yang bisa beramal lebih baik dari hari kemarin, bisa kembali ke pangkuan yang maha kasih dan penyayang.
  • Kita mungkin terkadang berfikir negative terhadap tuhan kita kenapa Allah    memberi kita sakit, susah mencari jodoh, sulit mencari rizki, masalah dalam keluarga, kantor, pabrik atau masyarakat, pusing memikirkan suami atau isteri kita dan ditambah dengan anak-anak kita. Lintas pikiran kita seputar berita jelek dan buruk, pikiran kita bak acara infotainment di telivisi yang selalu berisi sesuatu yang tragis dan menyedihkan.
  • Kita sering lupa sesuatu yang menyedihkan itu adalah salah satu tehnik Sang Maha Agung yang paling ampuh untuk menundukan kita dibawah pengawasan-Nya, dibawah kebesaranNya yang tanpa batas. Justru  orang yang hidup dalam berlimpah kesenangan, banjir air mata kebahagiaan lebih mengkhawatirkan mereka. Jatuh dari tangga tanpa terasa, terperosok lubang tak dikira-kira, membawa hidup terlena oleh kebahagiaan sesaat sampai akhirnya lupa akan pahala akherat.
  • Imam Al-Ghozali menceritakan bahwa orang yang hidup disekitar nabipun ketika mereka dirundung kebahagiaan harta benda dan kemewahan akhirnya jatuh terperangkap dalam kubangan syetan la'natullah, kenalkah kita dengan Tsa'labah bin Hatib, dia semula orang soleh rajin solat berjama'ah dan  jum'ah pada waktu dia dalam keadaan papa tak punya apa-apa, tapi setelah jadi orang berpunya lupa akan pahala,boro-boro berjama'ah,  solat saja sama sekali tak sempat.sehingga Al-Ghozali mengatakan : As-Sobru 'alal 'afiyah asyaddu minas sobri 'alas Syiddah (sabar dalam masa mudah lebih sulit dari pada sabar pada masa sulit)
  • Baiklah saudara ! dua kali Yang Maha Kuasa menenangkan hati dan pikiran kita, sebagaimana termaktub dalam al-insyiroh :

 فا ن مع العسر يسرا (5) ان مع العسر يسرا   karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan (5) sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Seakan-akan menasehati kita bahwa ===kesulitan itu terbatas sedangkan kemudahan itu tanpa batas.=== Sehingga kata ‘al-‘usr  memakai isim ma’rifat (kata benda yang menunjukan arti tertentu) sedangkan kata Yusr menggunakan isim nakiroh (kata benda yang menunujukan arti tidak tertentu). Kita baca diri kita masing-masing sampai hari ini kita hidup apakah Allah memberikan kesulitan lebih banyak dari kemudahan. Jika sekarang kita berumur 30 tahun bias dievaluasi :

ü      berapa tahunkah kita sehat, berapa tahunkah kita sakit? 

ü      Berapa tahunkah kita bisa makan dan minum, berapa tahunkah kita lapar dan haus ?

ü      Berapa tahunkah kita bisa tidur dan berapa tahunkah kita sulit tidur ?

  • Waakhiron : marilah kita berprasangka baik terhadap Tuhan kita, karena kita tergantung prasangka kita terhadap-Nya. Allah sendiri dalam hadis QudsiNya berfirman : ana ‘inda dzonni ‘abdy by.

 

Last update: 03-02-2010 08:51

User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...
PDF
 
Idul Adha

By Agus Himawan, on 08-11-2009 13:38

Views : 134

Favoured : 5

Published in : Artikel, Artikel


 

PERCIKAN HIKMAH 'IDUL ADHA

(menyambut hari raya idul adha 1430 H)

 Beberapa minggu lagi kita akan memasuki hari raya idul adha, yang insya Allah akan jatuh pada tanggal 27 november 2009. Idul adha dikenal dengan hari raya kurban dimana Allah SWT memerintahkan kepada Nabi kita untuk berkurban  sebagaimna Allah telah memerintahkan kepada  Abul Anbiya Ibrohim “AS.

Berkurban  merupakan Sunnahnya nabi Ibrohim “AS, walaupun sebagian Ulama ada yang mewajibkan namun berdasarkan hadis yang diriwayakan HR. Tirmidzi yang hukumnya sunnah  :

مرت با لنحر وهو سنة لكم

 Juga diriwayatkan oleh HR.Daru Qutni

 كتب علي ا لنحر وليس بواجب عليكم

Perlu disampaikan kepada bahwa ada  4 macam hewan yang tidak boleh dijadikan Qurban berdasarkan hadis nabi Muhammad SAW : HR. Tirmidzi (hadis hasan sohih)

 Pertama : salah satu matanya jelas-jelas  tidak bisa melihat

Kedua : menderita sakit

Ketiga : pincang salah satu kakinya

Keempat :hewannya kurus sekali sehingga terlihat sumsumnya

 Dantara amaliah yang mustahab ketika menyembelih hewan kurban adalah

Membaca basmalah, solawat kepada nabi Muhammad SAW, takbir, menghadap qiblat, dan do’a supaya dikabulkanyya qurban kita.

Yang harus diperhatikan adalah orang bernadzar untuk  berkurban (mudohhi) tidak boleh memakan daging kurbannya sedangakan yang berkurban sunnah (mutatowwi’) boleh memakan daging kurban tersebut dan tidak boleh menjual kulit, kepala dan lain-lainnya.

Sedangkan waktu berkurban adalah mulai terbitnya matahari pada tgl 10 dzulhijjah setelah melaksanakan 2 roka’at solat ‘idul adha dan khutbahnya sebagaiman terdapat dalam HR. Syaikhoni.

Peristiwa Kurban mengingatkan kepada kita akan keagungan dan kebesaran Nabi Ibrohim Kholilullah, Nabi Ibrohim disebutkan didalam Al-Qur’an dengan berbagai macam pangkat dari Allah SWT .

Pertama imamunnas

QS.Al-Baqoroh 124

Kedua abul Anbiya, karena dari Ibrohimlah nabi-nabi setelahnya terlahir baik dari keturunan Isma’il maupun Ishaq, dari Isma'il akhirnya menurunkan Nabi besar Muhammad SAW, dari Ishaq menurunkan nabi .-nabi dari kalangan bani Isro'il

Ketiga Imamul manasik

Termaktub dalam QS. Ali Imron 97 Dan QS.Al-Baqoroh 125

Nabi Ibrohim adalah pelopor syari'at, banyak syari'at-syari'at umat Islam berasal dari Nabi Ibrohim As, diantaranya syari'at Qurban, khitan, haji (sa'I antara bukit sofa dan marwah, melempar jumroh dan lain-lain), kesunatan potong rambut, kuku dan lain-lain.

Keempat manusia yang terpilih didunia dan diakherat tergolong orang yang soleh

Termaktub dalam QS.Al-Baqoroh 130

Kelima Kholilullah (kesayangan Allah SWT)

QS.An-Nisa’ 125 dal surat ini Allah berfirman bahwa Allah menjadikan ibrohim sebagai kholilan (kekasih)-Nya

Apa alasan beliau dijuluki Kholilullah

Alasan pertama dan kedua terdapat dalam tafsir Ibnu Katsir jilid 1

1. Karena kecintaan beliau yang luar biasa  dalam melaksanakan  ketaatan yang di sukai dan di ridoi Allah SWT

لشدة محبته لربه عز وجل لما يحبها ويرضا ها

2. Beliau selalu member kepada yang lain dan tak pernah berharap kembali atau balas jasa dari orang yang diberi

Alasan selanjutnya terdapat dalam kitab Nasoihul ibad yaitu :

* Senantiasa memilih perintah Allah dari yang lain

اخترت امر الله على امر غيره

* Tidak ragu-ragu terhadap perintah Allah 

ومااهتممت بما تكفل الله لي

* Peduli sesama, setiap beliau menikmati makanan selalu ingat orang lain dan mengajaknya untuk makan bersama 

وما تغديت وما تعشيت الا مع الضيف

 

Dipertegas dengan sifat yang terdapat dalam QS.Hud 75

                                                       حليم  Pertama : Halim

( Tidak terburu-buru dalam melakukan perintah atau perbuatan, selalu berhati-hati dan lemah lembut)

Terbukti dari sikap Ibrohim ketika diperintah untuk menyebelih Isma’il, melauli 3 tahap :

Malam ke-8 bermimpi menyembelih Isma’il beliau masih bimbang apakah dari Allah atau syetan (Ahuwa minallah am minasy syaiton) maka dinamakan yaumt tarwiah

Malam ke 9 bermimpi lagi, paginya beliau tahu bahwa mimpi itu dari Allah

Malam ke 10 dzulhijjah bermimpi yang serupa akhirnya pagi tanggal 10 dzulhijjah beliau langsung melaksanakan perintah Allah tersebut dengan mantap walaupun Iblis membuntutinya terus dengan berbagai macam godaan yang diyujukan kepada Ibrohim, ibunda hajar dan anaknya Isma'il

 

Ketika godaan telah dilalui oleh Ibrohim, ibunda Hajar dan Isma’il akhirnya Ibrohim bersiap-siap menyembelih anaknya, ketika itu Allah SWT berkehendak lain, Isma'il diganti dengan kambing yang besar, sebagai balasan bagi orang yang sabar mentaati perintah Allah SWT

Kedua : Awwah  

Kasih saying terhadap orang lain karena kelembutan hatinya

 Dibuktikan dari tawaran yang halus dari Ibrohim kepada anaknya 

, sehingga tawaran ini disambut dengan tegas oleh anaknya.

Ketiga Munib  

Kembali kepada Allah SWT dan banyak beristighfar

Ibrohim senantiasa ingat kepada Allah walaupun disekeliling beliau para pentyembah berhala, bahkan ada yang mengaku dirinya sebagai Tuhan yaitu raja Namrudz, ketika beliau ditanya tentang siapa yang memenggal kepal-kepala berhala beliau dengan tegas tapi santai Berhala besarlah yang memenggalnya, kata-kata ini dalam rangka untuk mematahkan hujjah Raja Namrudz..

Iniliah beberapa keteladanan yang harus kita resapi maknanya dan diikuti keteladanya,belaiu adalah seoarang yang  ahli ibadah tapi juga peduli sesama.

Pada saat ini kita banyak melihat orang yang unggul dalam salah satu sisi peduli orang lain tapi tidak pernah menundukan dahinya bersujud pada Allah SWT. Tidak sedikit orang berbondong-bondong ke Masjid tapi rasa kepedlian terhadap sesame sangan minim.

Mudah-mudahan kita diberi kekuatan oleh Allah SWT untuk bisa meneladani kesolehan Nabi Ibrohim baik dari sisi ritual maupun social amin, sehingga kita bias selamat dari kehinaan hidup didunia dan akherat.

 

 

 


Last update: 24-11-2009 09:35

User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...
PDF
 
Hadits Tentang Al-Qur'an

By Agus Himawan, on 31-10-2009 11:18

Views : 182

Favoured : 5

Published in : Artikel, Artikel

مجموعة ألأحاديث عن القرأن


• ان النبي صلى الله عليه وسلم قال : اقرؤوا القرأن فانه يأتي يوم القيامة شفيعا لأ صحا به
Bacalah al-Qur'an,karena ia akan datang pada hari kiamat memberi syafa'at bagi yang membacanya

• من اراد ان يتكلم مع الله فليقرأ القرأن
Barang siapa yang menginginkan bercakap-cakap dengan Allah maka bacalah al-Qur'an

• خيركم من تعلم القرأن وعلمه
Orang yang paling baik diantaramu adalah orang yang belajar al-Qur'an dan mengajarkanya

• رب قارئ القر أن ولكن القرأن يلعنه
Banyak pembaca al-Qur'an,tetapi al-Qur'an melaknatnya

• اذاختم العبد القرأن صلى عليه ستون الف ملك
Apabila seorang hamba mengkhatamkan al-Qur'an maka 60.000 malaikat memberi rohmat kepadanya

• كن عالما او متعلما او مستمعا او محبا
Jadilah kamu orang yang mengajar atau belajar atau pendengar atau pecinta al-Qur'an

• ان هذه القلوب تصدأ كما يصد أ الحديد قالوا : وما جلا ءها يا رسول الله ؟ قال : تلا وة القرأن
• Hati ini berkarat laksana berkaratnya besi, para sahabat bertanya : apa yang bisa mekilapkanya ya Rasulallah ? Beliau menjawab : membaca al-Qur'an

• ان رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : الما هر با لقرأن مع السفرة الكرام البررة والذي يقرأ القرأن ويتعتع فيه وهو عليه شاق له أجران
Orang yang pintar al-Qur'an bersama rombongan orang-orang yang mulia dan terhormat, Sedangkan orang yang membaca al-Qur'an dengan gagap dan dia memang kesulitan, maka baginya beroleh dua pahala

• ان النبي صلى الله عليه وسلم قال : القرأن شافع مشفع وماحل مصدق من جعله امامه قاد ه الي الجنة ومن جعله خلف ظهره قاده الي النار
Al-Qur'an itu syafa'at yang dapat memberi syafa'at, dan argument yang benar. Barang siapa yang mengikuti 
wasiat al-Qur'an 
Maka ia akan membimbingnya ke sorga. Dan barang siapa yang mengabaikan maka ia akan membawanya ke neraka
.
• ان النبي صلى الله عليه وسلم قال : من قرأ حرفا من كتا ب الله فله به حسنة والحسنة بعشر أمثالها, لا أقول الم حرف ولكن الف حرف ولام حرف وميم حرف
Barang siapa yang membaca al-Qur'an maka baginya memeperoleh satu kebaikan, setiap kebaikan dilipat gandakan menjadi sepuluh kebaikan. Aku tidak mengatakan alif lam miim itu satu huruf, tetapi alif itu satu huruf lam itu satu huruf dan mim itu satu huruf

• ان النبي صلى الله عليه وسلم قال : ان اهلين من الناس . قالوا ومن هم يا رسو ل الله ؟ قال : اهل القرأن هم اهل الله وخا صته 
Sesungguhnya Allah itu memiliki keluarga dari kalangan manusia.para sahabat bertanaya : siapakah mereka ya Rasulallah ?, Beliau menjawab : Yakni keluarga al-Qur'an, mereka adalah keluarga khusus Allah.

Bersambung ....

Last update: 31-10-2009 11:22

User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...
PDF
 
<< Mulai < Prev 1 2 3 Next > End >>

Halaman 1 dari 3
Kontak Sekolah
Alamat:
Jl. KH. Samanhudi No. 64
Surakarta, Jawa Tengah
Indonesia 57142

Telp:
(0271)720136

Email:
sma.almuayyad@gmail.com

Situs:
www.sma-almuayyad.com

Support:
: Kasek
: Kurikulum
: Kesiswaan
: Admin
Tinggal Pesan
ShoutMix chat widget
Dipersembah Oleh